Surat Kuasa Gugatan Perceraian (istri Pengg)
09/06/2024Surat Kuasa Permohonan Cerai Talak ( Suami )
10/06/2024SURAT KUASA
Yang bertanda tangan di bawah ini :
………………bin……. , Umur……….. tahun, Agama Islam, Pekerjaan ……………., Alamat di Jalan ……….., Nomor…….. RT……, RW………, Kelurahan…….., Kecamatan…………….., Kotamadya………….
Selanjutnya disebut sebagai ……………………………………. PEMBERI KUASA
Dalam hal ini memilih domisili hukum dikantor Kuasanya dengan memberikan kuasa kepada :
………………………………, SH, MH
Advokat pada Kantor Advokat dan Konsultan Hukum……….. yang beralamat di Jalan …………. Nomor…………, Kelurahan…….., Kecamatan…………………. Kotamadya…………………………, untuk selanjutnya disebut sebagai ………………………………………………………………… PENERIMA KUASA
KHUSUS
Bertindak sendiri-sendiri atau bersama-sama mendampingi atau mewakili Pemberi Kuasa, selaku Penerima Kuasa mewakili kepentingan hukum sebagai Tergugat di Pengadilan Agama…….. yang terdaftar dalam Rol Perkara Nomor :………../Pdt.G/……./…….. tertanggal ……………., tahun……….., mengenai Gugatan Perceraian melawan ………………… binti………., sebagai Penggugat
Untuk keperluan tersebut Penerima Kuasa diberi hak dan wewenang sebagai berikut :
Menghadap dan menghadiri sidang di Pengadilan Agama ,,,,,,,,,,, serta Badan-badan kehakiman lain, Pejabat-pejabat dan Instansi terkait, baik di Pemerintahan maupun Swasta yang berkaitan dengan perkara tersebut,
Menerima dan menjawab Gugatan serta mengajukan Gugatan Rekopensi, menerima Replik dan mengajukan Duplik, mengajukan dan menolak Saksi-saksi dan Alat bukti, menjalankan perbuatan-perbuatan atau memberikan keterangan-keterangan yang menurut hukum harus dijalankan atau diberikan Pemberi Kuasa, mendengarkan dan mengambil putusan serta melakukan segala upaya hukum lainnya yang dianggap baik dan perlu bagi Pemberi Kuasa sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
Surat Kuasa dan kekuasaan ini dapat dialihkan kepada orang lain dengan hak Subsitusi seta secara tegas dengan hak Retensi.
……………………., ………………. 2024
Penerima Kuasa Pemberi Kuasa
………………………….., SH, MH ………………………………